This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

Pages

shogun tokugawa


 
Kekaisaran Jepang Pada Masa Pemerintahan Shogun Tokugawa (1603-1867)

A.    Kemunculan Rezim Shogun Tokugawa
Kemunculan Shogun Tokugawa yaitu ketika Tokugawa Ieyasu berhasil memenangkan pertempuran Sekigahara. Ketika Toyotomi Hideyoshi wafat, ada perebutan kekuasaan antara pihak yang dipimpin oleh Tokugawa Ieyasu melawan pihak Ishida Mitsunari. Pertempuran dimenangkan oleh Tokugawa Ieyasu yang memuluskan jalan menuju terbentuknya Shogun Tokugawa. Tokugawa Ieyasu berhasil merebut kekuasaan pemerintah pusat . Keberhasilan lebih yang diperoleh Tokugawa Ieyasu adalah keberhasilan diangkat sebagai Shogun oleh kaisar pada tahun 1603. Tokugawa Ieyasu merupakan Shogun pertama sekaligus pendiri Shogun Tokugawa.
Daftar Klan Tokugawa antara lain:
1. Tokugawa Ieyasu (1543-1616), berkuasa : 1603- 1605
2. Tokugawa Hidetada ( 1579-1632), berkuasa : 1605-1623
3. Tokugawa Iemitsu ( 1604-1651), berkuasa :1632-1651
4. Tokugawa Ietsuna (1641-1680),bekuasa : 1651-1680
5. Tokugawa Tsunayoshi (1646-1709), berkuasa : 1680-1709
6. Tokugawa Ienobu (1662-1712), berkuasa : 1709-1712
7. Tokugawa Ietsugu (1709-1716), berkuasa : 1713-1716
8. Tokugawa Yoshimune (1684-1751), berkuasa : 1716-1745
9. Tokugawa Ieshige (1711-1761), berkuasa : 1745-1760
10. Tokugawa Ieharu (1737-1786), berkuasa : 1787-1837
11. Tokugawa Ienari ( 1773-1841 ),berkuasa :1787-1837
12. Tokugawa Ieyoshi (1793-1853), berkuasa : 1837-1853
13. Tokugawa Iesada (1824-1858), berkuasa : 1853-1858
14. Tokugawa Iemochi (1846-1866), berkuasa : 1858-1866
15. Tokugawa Yoshinobu (Keiki) (1837-1913), berkuasa : 1867-1868

B.     Keruntuhan Shogun Tokugawa

a.       Timbulnya Pemikiran Anti Bakufu dan Anti Feodal
Munculnya pemikiran anti bakufu dan anti feodal muncul setelah beberapa golongan terutama dari golongan pendukung Shintoisme Suika yang mendesak pembubaran bakufu dan pengembalian kekuasaan pemerintahan kepada kaisar. Pendorong munculnya beberapa protes terhadap sistem feodalisme Bakufu tidak terlepas dari perkembangna ilmu pengetahuan di Jepang. Intelektualisme memunculkan sikap perbandingan antara sistem kekaisaran mutlak dengan sistem feodalisme militer Bakufu. Hal tersebut akhirnya membangkitkan semangat loyalitas kepada raja dan menolak sistem keshogunan, terutama sistem feodalismenya. Salah satu gerakan awal intelektualisme di Jepang adalah munculnya gerakan Mito yang memberi pengkajian terhadap kepribadian asli Jepang. Tokoh dari gerakan ini antara lain Fujita Yo-Koku dan anaknya yang bernama Fujita Toko, dan Aizawa Seisjisai.

b.      Merosotnya Feodalisme Han dan Desa
Kebijakan fujo berupa pemberian tanah untuk pertanian menemui kemandekan ketika terjadi stagnasi produksi pertanian di tengah tingkat konsumsi yang semakin meningkat. Ekonomi uang yang semakin meningkat mengakibatkan kemerosotan swasembada beras di pedesaan. Hal itu diperparah dengan tuntutan kenaikan pemasukan oleh para daimyo yang terlilit hutang dengan menaikan pajak.
Hubungan pemimpin dan pembantu menemui kerenggangan ketika semangat militeristik para samurai  mulai pudar. Sekian lama berada dalam keadaan damai dan mengurusi kepentingan sipil membuat semangat loyalitas militer mulai melenceng.  Lambat laun mereka menyukai kedudukan sipil. Kecemburuan sosial terjadi antara pemimpin dan pembantu ketika beberapa golongan rendah mulai merasa ada ketidakadilan dengan sistem fief daimyo yang turun temurun.

c.       Keadaan di dalam Han
Han yang lebih terfokus ke desa merasakan krisis yang amat buruk sebagai dampak dari tumbuhnya ekonomi uang serta ekonomi barang dagangan. Hal tersebut tidak dibarengi daya beli yang cukup sebagai akibat stagnansi produksi serta tuntutan para daimyo yang semakin meningkat.

d.      Pemiskinan Golongan Militer dan Keberhasilan Para Pedagang
Di tengah krisis, para daimyo sangat bergantung kepada kucuran dana pinjaman para saudagar, mereka akhirnya membuat suatu konsesi dengan memberikan hak istimewa kepada para saudagar.  Hak istimewa tersebut antara lain pemberian status kepada para saudagar sebaga samurai.  Pemberian hak istimewa kepada para saudagar membuat para saudagar lebih leluasa dalam berbisnis. Namun dibalik itu, para saudagar tetap berusaha agar sistem feodalisme tidak runtuh karena kesuksesan mereka sangat bergantung kepada sistem tersebut.

e.       Penggolongan dalam Tubuh Kelas Petani
Perekonomian desa yang identik dengan perekonomian pertanian menemui kekacauan ketika krisis ekonomi global di Jepang melanda pedesaan. Krisis ekonomi tersebut mendorong beberapa petani miskin untuk menjual tanahnya kepada petani besar sehingga kesenjangan di desa semakin tajam dengan adanya petani kaya dengan petani miskin. dampak terhadap kekuasaan feodal adalah berkurangnya sokongan desa terhadap pusat pemerintahan feodal.

C.    Tokugawa Ieyasu (1542-1616)
Tokugawa Ieyasu (1542-1616) adalah pendiri dan shogun pertama dari Keshogunan Tokugawa, atau pemerintah militer, yang mempertahankan kekuasaan yang efektif atas Jepang dari 1600 sampai 1867.
Periode dari 1477 sampai 1568 adalah masa kekacauan dan perpecahan di Jepang. Pemerintah tradisional negara, istana kekaisaran di Kyoto, sudah 1 1 / 2 abad sebelumnya berkuasa pemberian kuasa kepada shogun dari keluarga pejuang Ashikaga, yang juga memiliki kantor di Kyoto. Namun, meskipun para shogun Ashikaga berhasil mempertahankan kontrol yang longgar atas sebagian besar tanah sampai sekitar 1477, setelah kekuasaan pusat mereka hampir menghilang. Untuk sisa abad ke-15 dan pada paruh pertama tanggal 16, keluarga prajurit di mana-mana terus-menerus berperang.
Dengan rentang tahun 1550-an, Namun, sekelompok daimyos (baron daerah) telah berhasil membangun domain teritorial stabil di banyak negara. Pada 1568 salah satu daimyos, Oda Nobunaga , memasuki Kyoto, di mana, dengan persetujuan dari pengadilan kekaisaran, ia membuktikan dirinya sebagai yang baru de facto hegemonprovinsi pusat dari pulau utama Honshu .
Salah satu alasan utama untuk awal keberhasilan Nobunaga aliansi ia dibuat dengan Tokugawa Ieyasu, kaum muda daimyo dari sebuah domain tetangga. Ketika Nobunaga melakukan kampanye ke barat ke Kyoto, Ieyasu yang diberikan sangat berharga layanan dengan melindungi dia dari serangan oleh musuh-musuh potensial di timur.
Dari 1568 sampai kematiannya pada 1582, Nobunaga menghancurkan atau dijamin kesetiaan musuh di dekat Kyoto dan secara bertahap mulai menyebar kendalinya ke bagian lain negara. Dia treacherously dibunuh oleh salah seorang jenderal terkemuka itu, Akechi Mitsuhide, yang pada gilirannya hampir segera diserang dan dibunuh oleh yang lain dari yang jendral Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi .
Setelah membalas dendam kematian tuannya, Hideyoshi melakukan untuk menyelesaikan tugas penyatuan Jepang bahwa Nobunaga telah dimulai. Pada 1590 ia telah membuat dirinya tak perlu menguasai negara
Pada tanggal 24 Maret 1603, Tokugawa Ieyasu menerima gelar shogun dari Kaisar Go-Yōzei. Ieyasu telah berusia 60 tahun. Dia mengalahkan semua orang besar lainnya pada zamannya: Nobunaga, Hideyoshi, Shingen, Kenshin. Dia adalah shogun dan ia menggunakan sisa hidupnya untuk menciptakan dan memantapkan Keshogunan Tokugawa (yang akhirnya menjadi zaman Edo, sekitar dua ratus tahun dibawah keshogun Ieyasu), pemerintah shogunal ketiga (setelah Minamoto dan Ashikaga). Untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya, Ieyasu mengumpulkan anak buahnya untuk satu pertempuran terakhir untuk menghilangkan sisa-sisa klan Toyotomi di Istana Osaka. Dia berhasil dalamPengepungan Osaka dan menghapus semua kemungkinan ancaman bagi kekuasaannya. Ia mengaku sebagai keturunan dari klan Minamoto lewat keluarga Nitta. Keshogunan Tokugawa akan memerintah Jepang selama lebih dari 250 tahun ke depan.
Mengikuti pola kemapanan yang baik dari Jepang, Ieyasu turun tahta dari posisi resminya sebagai shogun pada tahun 1605. Penggantinya adalah putranya dan ahli warisnya,Tokugawa Hidetada. Ini mungkin telah dilakukan, sebagian untuk menghindari terikat dalam tugas-tugas seremonial, dan sebagian untuk membuatnya lebih sulit bagi musuh-musuhnya untuk menyerang pusat kekuasaan yang sesungguhnya, dan sebagian untuk mengamankan pewarisan gelar yang lancar untuk anaknya. Pelepasan Ieyasu itu tidak berpengaruh pada tingkat praktek kekuasaannya, tetapi Hidetada tetap berperan sebagai kepala formal birokrasi bakufu.
Ieyasu, bertindak sebagai pensiunan shogun tetap menjadi penguasa efektif Jepang hingga kematiannya. Ieyasu pensiun ke istana Sunpu di Sunpu , tetapi ia juga mengawasi pembangunan istana Edo, proyek pembangunan besar-besaran yang berlangsung selama sisa hidup Ieyasu. Hasil akhirnya adalah istana terbesar di seluruh Jepang, biaya untuk membangun benteng ditanggung oleh semua daimyo lain, sementara Ieyasu menuai semua manfaatnya. Menara utama pusat, atau tenshu , terbakar pada tahun 1657. Hari ini , Istana Kekaisaran berdiri di situs benteng.
Ogosho Ieyasu juga mengawasi urusan diplomatik dengan Belanda dan Spanyol. Dia memilih untuk menjauhkan Jepang dari Eropa mulai tahun 1609, meskipun bakufu tidak memberikan hak eksklusif perdagangan Belanda dan mengizinkan mereka untuk mempertahankan sebuah "pabrik" untuk tujuan perdagangan. Dari 1605 sampai kematiannya, Ieyasu berkonsultasi dengan perintis Inggris Protestan dari pekerja Belanda, William Adams, yang memainkan peran penting dalam membentuk dan memajukan hubungan Keshogunan yang berkembang dengan Spanyol dan Gereja Katolik Roma.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

tokugawa yoshimune

Posting Komentar